6 Pasukan Khusus Dengan Latihan Militer Paling Ekstrim di Dunia Indonesia Termasuk

0
65

Beritabodoh.com – Tentara harus punya fisik dan mental yang sama kuatnya. Karena, merekalah yang akan berjuang ketika keamanan negara mendapat teror dan gangguan. Demi menjaga pertahanan dan keamanan suatu negara memang dibutuhkan para tentara yang kuat dan mampu bertarung dalam segala kondisi. Medan perang yang ganas tidak akan memberikan maaf dan kesempatan kedua kepada tentara. Karena itu mereka memang diwajibkan untuk menjalani serangkaian latihan fisik maupun mental agar kuat dalam pertarungan.

Setiap negara pasti memiliki cara tersendiri dalam melatih tentara mereka. Dalam rangka menciptakan prajurit yang hebat, kuat dan disiplin, beberapa negara lebih memilih memberikan pelatihan militer yang sangat ekstrim. Berikut beberapa pasukan khusus dengan latihan militer paling ekstrim di dunia, disimak ya guys! Tak ada tempat untuk yang lemah. Yang ragu-ragu silahkan pulang.

1. Spetnaz, Rusia

Tentara Rusia diharuskan menahan rasa sakit dengan latihan yang terbilang tak masuk akal. Salah satu cara yang dilakukan yakni membakar beton dan meletakkan di atas perut seorang prajurit. Selanjutnya batu tersebut akan dipukul dengan palu oleh tentara lainnya. Sudah tentu, tentara yang menahan beton tersebut tidak boleh bergerak atau bersuara sedikitpun.

Selanjutnya, ada juga aksi latihan militer Rusia yang juga ekstrim. Dalam latihan ini, para prajurit diharuskan untuk saling menembak dada rekannya. Tujuannya adalah agar pasukan tetap terlatih untuk beraksi dengan tenang dan tetap kuat meski mereka terluka. Ada beberapa tentara yang akan terluka, tapi ada juga yang terlindung oleh rompi anti peluru. Tapi, apapun hasilnya mereka tetap harus bisa bangkit lagi dengan cepat dan balas menembak. Intinya adalah mereka harus mampu menghadapi musuh dalam situasi apapun.

2. SAS, Inggris

SAS atau Special Air Service ini adalah salah satu pasukan elit paling mentereng di dunia. Kiprah pasukan elit Inggris ini sudah lama, bahkan pendahulu mereka telah berperang di Perang Dunia II, menjadi anggota SAS adalah kebanggaan sendiri bagi tentara Inggris.

SAS terbiasa melakukan latihan yang sangat berat, seperti lari di perbukitan bernama Brecon Beacons yang track-nya tak karuan. Tak sekedar lari, di punggung mereka akan dipakaikan tas dengan berat sekitar 25 kilogram. Mereka harus lari sampai berkilo-kilo meter. Tak hanya itu di menu latihan SAS ada banyak praktik berbahaya misalnya demolisi, disiksa sebagai tawanan dan sebagainya.

Dan yang tak kalah seram ialah mereka akan diminta untuk masuk ke kamar yang dipenuhi gas sambil mengenakan masker. Kemudian mereka harus melepas masker tersebut dan berlomba siapa yang bertahan paling lama sebelum jatuh pingsan.

3. SOF, Belarus

Belarus, disebut sebagai kediktatoran terakhir di Eropa, yang tegas menolak upaya memodernisasi dari periode pasca Uni Soviet. Negara ini tetap menganut gaya militeristik, seperti panutannya yaitu Josef Stalin. Negara ini berdekatan dengan Moskow dan perbatasan Ukraina. Tentara mereka diharuskan berjalan melewati gelondongan kayu yang terbakar. Di saat yang sama, di sisi kanan dan kiri mereka ada ban yang berayun sehingga para tentara ini harus bisa menjaga keseimbangan. Kalau sampai nggak seimbang dan terjatuh, sudah ada peluru yang siap menyambut mereka di bawah.

 

4. Navy SEAL, Amerika Serikat

Pasukan ini adalah orang-orang terbaik dan pilihan serta yang telah terbiasa dianiaya dalam berbagai latihan berat tak manusiawi. Dalam masa latihan, kaki dan tangan tentara akan terikat dan mereka menyelam dalam air. Di dalam kolam, mereka harus melompat naik turun 20 kali, mengambang selama 5 menit, berenang ke tempat yang dangkal, berbalik tanpa menyentuh dasar kolam, dan berenang kembali ke sisi yang dalam.

Selanjutnya, mereka harus melakukan koprol ke depan dan ke belakang di bawah air dan mengambil masker di dasar kolam. Belum selesai sampai di situ saja, para instruktur juga akan menenggelamkan para pasukan ini di dasar kolam sebagai simulasi pertarungan dengan musuh.

5. Arrow, China

Tentara Arrow merupakan salah satu pasukan China yang sangat menakutkan. Arrow ini adalah pasukan khusus yang dibentuk Komando Militer PLA di Beijing pada awal 1990-an yang memiliki pendidikan sangat keras. Para tentara di China konon harus melewati sebuah pelatihan bernama “Hot Potato” atau kentang panas.

Kentang panas adalah istilah untuk menyebut granat yang harus cepat dioper dari satu tentara ke tentara lain. Jadi, kegiatan latihan ini mengharuskan beberapa tentara berbaris lurus dan saling mengoper granat aktif. Tentara yang pertama kali memegang granat harus mengaktifkan granat tersebut, lalu ia harus segera mengoper granat tersebut ke temannya di belakang. Sampai pada akhirnya, granat itu akan ada di tangan tentara paling ujung dan ia pun harus melemparnya.

6. Kopassus, Indonesia

Dalam latihan itu para calon prajurit komando dilepas pagi hari tanpa bekal, dan paling lambat pukul 10 malam sudah harus sampai di suatu titik tertentu. Selama latihan si prajurit harus menghindari segala macam rintangan alam maupun tembakan dari musuh yang mengejar.

Dalam pelolosan itu, kalau prajurit sampai tertangkap maka itu berarti neraka baginya karena dia akan diinterogasi layaknya dalam perang. Para pelatih yang berperan sebagai musuh akan menyiksa prajurit malang itu untuk mendapatkan informasi.

Yang lebih gila lagi, ada latihan di mana para Kopassus harus merayap sambil ditembaki dengan peluru betulan. Sangat gila pokoknya. Sampai-sampai media Inggris, The Daily Mail, sampai menuliskan keheranan mereka terhadap Kopassus di sebuah artikel khusus.

“Kopassus, who perform joint counter-terrorism drills with the Australian SAS, are notorious for their rigorous training drills (Kopassus, yang baru-baru ini melakukan latihan gabungan dengan tentara elit Australia SAS, memang terkenal dengan latihan mereka yang sangat keras)” demikian tulis mereka.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here